Perkuat Peran PKB-PLKB, Pemkab Tojo Una-Una Dorong Keluarga Berkualitas

3 menit membaca
Redaksi

Ampana, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una menegaskan komitmennya mendukung pembangunan keluarga berkualitas melalui penguatan peran Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tojo Una-Una yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, Dr. Alimudin Mohamad, SE., M.Si, saat membuka rangkaian Jambore PKB/PLKB Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Marina Cottage, Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menyelaraskan Langkah Menuju Sulteng Nambaso” itu dihadiri sekitar 500 peserta dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

Hadir pula Kepala Dinas P2KB Provinsi Sulawesi Tengah drg. Herry Mulyadi, M.Kes mewakili Gubernur Sulawesi Tengah, Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Sulawesi Tengah Nur Yamin, STP., M.M., Ketua DPD IPeKB Sulawesi Tengah Abdul Rahman Harisa, SKM, Wakapolres Tojo Una-Una Kompol Junus Djoni Achpah, kepala OPD, serta para penyuluh KB dan PLKB se-Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Alimudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Tojo Una-Una sebagai tuan rumah pelaksanaan jambore tingkat provinsi. Ia menyambut hangat seluruh peserta dan tamu undangan yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

“Atas nama pribadi, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Jambore PKB/PLKB, para penyuluh keluarga berencana, petugas lapangan, serta seluruh tamu undangan. Semoga kegiatan ini menjadi momentum mempererat sinergi dalam membangun keluarga yang berkualitas,” ujar Alimudin.

Menurutnya, jambore bukan sekadar ajang silaturahmi antarsesama penyuluh keluarga berencana, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi, serta menyatukan langkah dalam mendukung pembangunan kependudukan dan keluarga berkualitas.

Alimudin menegaskan, PKB dan PLKB memegang peranan penting sebagai garda terdepan dalam pembangunan keluarga di Indonesia. Tugas yang diemban tidak hanya berkaitan dengan pengendalian penduduk, tetapi juga mendukung percepatan penurunan stunting, pembinaan ketahanan keluarga, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“PKB dan PLKB memiliki peran strategis dalam membentuk keluarga yang berkualitas. Pengabdian mereka menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing,” katanya.

Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh PKB dan PLKB atas dedikasi yang telah diberikan selama ini. Menurutnya, kerja keras para penyuluh menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program pembangunan keluarga di daerah.

Alimudin mengajak seluruh peserta memanfaatkan jambore sebagai ruang berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Jadikan momentum jambore ini untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan menghadirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kinerja di lapangan demi kemajuan pembangunan keluarga di Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Selain sambutan para pejabat, pembukaan jambore juga dirangkaikan dengan parade peserta, penandatanganan komitmen pencegahan pernikahan usia dini, serta penampilan kelompok SIDAYA dan GENDRE Tojo Una-Una sebelum rombongan melanjutkan kunjungan ke lokasi kegiatan bakti sosial.

Foto: Diskominfo Touna

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x
x