
Kolonodale, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara resmi membuka pelatihan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Pelataran Kantor Bupati Morowali Utara, Kamis (16/7/2026).
Pembukaan pelatihan dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Morowali Utara, Herry Yohanes Pinontoan, S.STP., M.AP, yang mewakili Bupati Morowali Utara.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Herry menyampaikan bahwa para peserta merupakan putra-putri terbaik Morowali Utara yang berhasil lolos melalui proses seleksi ketat dari ratusan pendaftar. Mereka akan mengemban tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
“Kepercayaan ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan penuh integritas, disiplin, dan tanggung jawab. Jadilah teladan bagi generasi muda serta tunjukkan dedikasi terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian pelatihan,” ujar Herry saat membacakan sambutan Bupati.

Ia menjelaskan, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis baris-berbaris dan tata upacara, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter, mental yang tangguh, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan para peserta.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi para calon Paskibraka, tidak hanya saat menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga dalam kehidupan mereka di masa mendatang.
“Pelatihan ini bukan sekadar mempersiapkan kemampuan teknis mengibarkan Sang Merah Putih. Lebih dari itu, ini adalah proses membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Nilai-nilai inilah yang akan terus melekat dalam kehidupan para peserta, bahkan setelah tugas sebagai Paskibraka selesai,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara tetap optimistis pelaksanaan pelatihan berjalan lancar meski berlangsung di tengah cuaca dengan intensitas hujan yang cukup tinggi. Semangat para peserta diharapkan tetap terjaga hingga seluruh rangkaian latihan selesai dan pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
Selain pembinaan fisik dan keterampilan, para peserta juga akan menerima pembekalan mengenai nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekompakan selama menjalani masa karantina dan pelatihan. Pembinaan tersebut diharapkan mampu membentuk tim yang solid dalam menjalankan tugas kenegaraan.
Di akhir arahannya, Herry mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan, mematuhi arahan pelatih, serta memanfaatkan kesempatan menjadi anggota Paskibraka sebagai pengalaman berharga untuk membangun karakter dan kepemimpinan.
“Jadikan setiap proses latihan sebagai ruang belajar. Disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang kalian peroleh selama menjadi Paskibraka akan menjadi modal penting untuk melanjutkan pendidikan, berkarya, dan mengabdi kepada daerah maupun bangsa di masa depan,” tutupnya.




Tidak ada komentar