
Ampana, Sulteng – Sekretaris Daerah Kabupaten Tojo Una-Una, Alfian Matadjeng, S.Pd., MAP., secara resmi menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) ke-IX DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Tojo Una-Una, Sabtu (31/1/2026).
Membacakan sambutan tertulis Bupati Tojo Una-Una, Alfian Matadjeng menyampaikan apresiasi atas konsistensi Wahdah Islamiyah dalam membina umat dan karakter generasi muda di wilayah tersebut.
Ia menekankan bahwa Mukerda bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum strategis untuk merumuskan langkah nyata organisasi di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
“Mukerda ini merupakan forum penting untuk evaluasi dan konsolidasi. Kami berharap lahir program kerja yang konstruktif, realistis, dan benar-benar menyentuh kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar seremonial,” ujar Alfian.

Mengangkat tema “Bersatu Berjuang, Menjaga dan Memajukan Tojo Una-Una”, Sekda menegaskan bahwa tema tersebut sangat relevan dengan semangat pembangunan daerah.
Menurutnya, aspek ‘menjaga’ Tojo Una-Una mencakup perlindungan terhadap nilai-nilai keislaman, kearifan lokal, serta stabilitas sosial yang menjadi modal utama kedamaian daerah.
Lebih lanjut, Alfian menyoroti tantangan degradasi moral dan pengaruh negatif globalisasi yang saat ini mengancam generasi muda. Dalam hal ini, Pemkab Tojo Una-Una memberikan penghormatan atas peran Wahdah Islamiyah di bidang pendidikan dan dakwah.
“Pemerintah daerah senantiasa membuka ruang kerja sama seluas-luasnya dengan organisasi keagamaan. Kita butuh sinergi untuk membangun masyarakat yang tidak hanya cerdas dan sejahtera, tapi juga religius dan berakhlak mulia,” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Sekda berpesan agar seluruh peserta Mukerda mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat musyawarah dan toleransi. Ia berharap hasil dari pertemuan ini dapat selaras dengan arah kebijakan pembangunan Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dalam jangka panjang.
Kegiatan yang digelar di Masjid Imam As-Syafii ini dihadiri perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Sulawesi Tengah, pengurus DPD Wahdah Islamiyah Tojo Una-Una, para alim ulama, serta tokoh masyarakat setempat.




Tidak ada komentar