Matangkan Agenda 2026, Pemkab Poso Bahas Strategi PAD hingga Anggaran Daerah

2 menit membaca
Redaksi
News, Pemerintahan, Politik, Poso - 29 Des 2025

Poso, Sulteng – Menjelang pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Poso bersama DPRD bergerak cepat mematangkan sejumlah regulasi strategis.

Wakil Bupati Poso hadir langsung dalam Rapat Paripurna di Gedung Banua Mpogombo Siwagi Lemba pada Senin (29/12/2025) untuk membahas agenda besar mulai dari optimalisasi pendapatan daerah hingga penetapan APBD 2026.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Poso, Samuel Munda, S.E., ini fokus pada empat agenda utama:

  1. Optimalisasi PAD: Pembahasan rekomendasi Pansus II terkait strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah.
  2. Propemperda 2026: Penetapan rencana pembentukan peraturan daerah untuk setahun ke depan.
  3. Reformasi Pajak & Retribusi: Persetujuan perubahan Perda No. 8 Tahun 2023 agar lebih relevan dengan kondisi ekonomi saat ini.
  4. Ketuk Palu APBD 2026: Persetujuan bersama terhadap Rancangan Perda APBD Kabupaten Poso Tahun Anggaran 2026.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa tantangan pembangunan di masa depan akan jauh lebih kompleks. Kunci untuk menghadapinya adalah kolaborasi erat antara pihak eksekutif (pemerintah) dan legislatif (DPRD).

“Setiap kebijakan yang kita ambil harus benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan daerah secara berkelanjutan,” tegas Bupati dalam sambutannya.

Menutup tahun 2025, Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak yang telah bekerja keras membangun Poso. Momentum ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk memberikan pengabdian yang lebih baik lagi bagi Tanah Poso di tahun 2026 mendatang.

Rapat ini menjadi langkah krusial dalam memastikan kesiapan anggaran dan landasan hukum daerah sebelum memasuki tahun anggaran yang baru.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x
x