Pimpin Golkar Tapi Akui Utang Budi ke NasDem, Ilham Lawidu Tunjukkan Politik Santun

3 menit membaca
Redaksi
News, Pemerintahan, Politik, Touna - 22 Des 2025

Ampana, Sulteng – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti pelantikan Pengurus DPC Partai NasDem Kabupaten Tojo Una-Una yang digelar di Hotel Lawaka, Ampana, Senin (22/12/2025).

Di hadapan Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPW NasDem Sulteng, Dr. Nilam Sari Lawira, Bupati Tojo Ilham Lawidu, S.H., menyampaikan pidato yang sarat akan pengakuan jujur dan apresiasi mendalam.

Ilham Lawidu secara terbuka mengakui peran krusial Partai NasDem dalam perjalanan karier politiknya. Ia mengenang masa saat dirinya maju sebagai Wakil Bupati mendampingi Muhammad Lahay, dimana NasDem merupakan salah satu partai pengusung utama.

“Saya hari ini bisa menjabat jadi Bupati karena lewat proses partai politik. Awalnya saya Wakil Bupati, dan jabatan itu saya raih karena diusung oleh dua partai yaitu NasDem dan Golkar,” ujarnya.

“Saya yakin, tanpa NasDem saat itu, saya tidak terpilih jadi Bupati. Maka lewat kesempatan ini, saya sampaikan bahwa saya banyak berutang budi kepada NasDem,” ungkap Ilham dengan tulus.

Menariknya, meski kini Ilham menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Tojo Una-Una, ia menunjukkan etika politik yang tinggi. Ia menceritakan bagaimana dirinya tetap menjaga hubungan baik dengan tokoh NasDem Touna, Jafar M. Amin.

“Kakak Jafar ini satu kampung dengan saya di Togean. Saat saya maju calon bupati kemarin, meskipun tidak bersama NasDem, saya telepon beliau dulu untuk izin masuk ke wilayahnya. Saya tidak mau persahabatan kami bentrok hanya karena politik,” tambahnya.

Ilham juga memuji sikap Fraksi NasDem di DPRD Touna yang dinilainya sangat konstruktif selama sembilan bulan ia menjabat sebagai Bupati. Ia membandingkan masa lalu saat dirinya masih Wakil Bupati di mana interupsi dan hearing sering terjadi.

“Dulu saat saya Wakil Bupati, kocar-kacir saya menghadapi NasDem di parlemen. Tapi sekarang, selama sembilan bulan saya jadi Bupati, belum ada hearing yang menyudutkan. Yang ada adalah penyampaian gagasan yang semuanya membangun untuk kebaikan Tojo Una-Una. Saya merasa sangat nyaman bersama NasDem,” tuturnya.

Dalam penutupnya, Bupati Ilham menekankan bahwa dirinya tidak menganut politik “pembunuh” yang ingin menghabiskan lawan atau partai lain. Sebaliknya, ia memegang prinsip politik inklusif yang menghidupkan semua pihak.

“Saya punya keyakinan bahwa Golkar tidak mampu membangun daerah ini sendiri. Kami butuh teman, butuh koalisi, dan kebersamaan. Tipe saya bukan seorang pembunuh yang ingin menghabiskan semua orang atau partai, tipe saya adalah menghidupkan semua orang,” tegasnya.

Ilham juga menitipkan harapan kepada Dr. Nilam Sari Lawira agar terus memperjuangkan kebutuhan fisik maupun bantuan sosial bagi masyarakat Touna melalui jalur DPR RI.

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran DPW NasDem Sulteng, pengurus PKS Touna, serta kader NasDem dari tingkat kabupaten hingga desa yang baru saja dilantik.

Kebersamaan lintas partai yang ditunjukkan di Hotel Lawaka ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas politik dan pembangunan di Bumi Sivia Patuju.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x
x