BI Salurkan Rp12,24 Miliar Lewat Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026

2 menit membaca
Redaksi
Nasional, News, Pemerintahan - 09 Jul 2026

Parimo, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran langsung Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, pada kegiatan pelepasan Ekspedisi Rupiah Berdaulat di Pelabuhan Kelas III Parigi, Kelurahan Loji, Kecamatan Parigi, Selasa (7/7/2026).

Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan program strategis Bank Indonesia dan TNI AL untuk memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), sekaligus memperkuat makna Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

Bupati Erwin Burase menilai program tersebut sangat penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang masih memiliki keterbatasan akses terhadap layanan perbankan dan penukaran uang.

“Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program nasional yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga di daerah kepulauan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Mohammad Irfan Sukarna, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap pelaksanaan ERB 2026.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan TNI Angkatan Laut menjadi kunci keberhasilan penyediaan layanan kas di wilayah kepulauan.

Pada tahun ini, Bank Indonesia menyiapkan uang layak edar senilai Rp12,24 miliar, meningkat sekitar 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dana tersebut akan didistribusikan melalui layanan kas keliling ke lima wilayah kepulauan di Sulawesi Tengah, yakni Wakai, Walea, Salakan, Banggai, dan Bokan.

Selain menyediakan layanan penukaran uang layak edar, Ekspedisi Rupiah Berdaulat juga menghadirkan program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sejumlah pulau yang menjadi lokasi persinggahan.

Mohammad Irfan Sukarna menjelaskan, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai di wilayah kepulauan masih cukup tinggi meskipun sistem pembayaran digital terus berkembang. Karena itu, Bank Indonesia berkomitmen memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap uang Rupiah yang layak edar dan dapat menukarkan uang yang sudah rusak atau tidak layak pakai.

Pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026 melibatkan sekitar 15 pegawai Bank Indonesia dari berbagai kantor perwakilan di Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Indonesia dalam menjaga kualitas uang Rupiah yang beredar sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi hingga ke wilayah terluar Indonesia.

Melalui dukungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, diharapkan pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat kepulauan, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan TNI Angkatan Laut dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok negeri.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Parigi Moutong

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x
x