Bupati Morowali Utara Perkuat Kerja Sama BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Pekerja

3 menit membaca
Redaksi

Jakarta – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja.

Upaya tersebut diwujudkan melalui rapat koordinasi tindak lanjut kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan yang digelar di Gedung BPJS Ketenagakerjaan, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (3/7/2026).

Rapat dipimpin langsung Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, didampingi Sekretaris Daerah Morowali Utara, Ir. Musda Guntur, MM. Pertemuan tersebut juga dihadiri anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Abraham Lahabato, Deputi Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan beserta jajaran, serta perwakilan Kantor Wilayah Sulawesi dan Maluku.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas langkah-langkah strategis untuk memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Morowali Utara. Salah satu fokus utama adalah penguatan kolaborasi dengan jaringan mitra keagenan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) sebagai ujung tombak perluasan layanan hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan hak seluruh pekerja dan menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Menurut Delis, pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi di Morowali Utara yang terus meningkat, terutama pada sektor industri, pertambangan, perkebunan, hingga usaha mikro, harus diimbangi dengan sistem perlindungan sosial yang kuat.

“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan peningkatan perlindungan bagi para pekerja. Kami ingin memastikan setiap pekerja di Morowali Utara memiliki rasa aman dalam bekerja karena terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan. Tidak boleh ada masyarakat yang tertinggal dari manfaat program ini,” tegas Delis.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara akan mengoptimalkan peran agen PERISAI sebagai mitra strategis BPJS Ketenagakerjaan untuk menjangkau kelompok pekerja yang selama ini belum terlindungi, seperti petani, nelayan, pelaku UMKM, pekerja rentan, hingga pekerja sektor informal di wilayah pedesaan.

“Kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan bukan sekadar memperluas jumlah peserta, tetapi membangun budaya perlindungan sosial di tengah masyarakat. Semakin banyak pekerja yang terlindungi, semakin kuat fondasi kesejahteraan keluarga dan semakin tangguh daerah menghadapi berbagai risiko sosial maupun ekonomi,” ujarnya.

Selain memperluas kepesertaan, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara juga akan melakukan harmonisasi regulasi daerah serta mengoptimalkan dukungan kebijakan dan penganggaran agar program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Melalui sinergi tersebut, pemerintah berharap cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Morowali Utara terus meningkat dan akses layanan semakin mudah dijangkau masyarakat, termasuk di wilayah terpencil.

Kerja sama ini juga menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Morowali Utara terhadap agenda pembangunan nasional dalam memperkuat sistem perlindungan sosial bagi pekerja.

Dengan semakin luasnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, diharapkan tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif, produktif, dan berdaya saing, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x
x