Tojo Una-Una Pertahankan Opini WTP ke-14 Berturut-turut, Ilham Lawidu: Bukan Tujuan Akhir

3 menit membaca
Redaksi
News, Pemerintahan, Politik, Touna - 24 Jun 2026

Ampana, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una kembali mencatatkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-14 kalinya secara berturut-turut.

Capaian tersebut disampaikan Bupati Tojo Una-Una Ilham Lawidu, SH saat menyampaikan pidato pengantar pada Sidang Paripurna Pengumuman Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di ruang sidang utama DPRD Tojo Una-Una, Rabu (24/6/2026).

Dalam pidatonya, Bupati Ilham mengatakan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 berlangsung di tengah berbagai tantangan pembangunan yang menuntut pemerintah daerah bekerja lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran dalam mengelola sumber daya yang tersedia.

Menurutnya, setiap kebijakan anggaran yang ditetapkan selalu diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian daerah, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami menyadari bahwa tantangan fiskal yang dihadapi daerah sangatlah berat. Namun demikian, Pemerintah Daerah terus berupaya memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan melalui APBD dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Ilham.

Bupati menegaskan keberhasilan meraih opini WTP ke-14 secara berturut-turut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir yang ingin dicapai pemerintah daerah. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana pengelolaan keuangan yang baik mampu menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Opini WTP bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan daerah yang baik dapat mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Tojo Una-Una,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan realisasi APBD Tahun Anggaran 2025. Pendapatan daerah yang ditargetkan sebesar Rp1,258 triliun berhasil direalisasikan sebesar Rp1,205 triliun atau mencapai 95,84 persen.

Sementara itu, belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp1,312 triliun terealisasi sebesar Rp1,242 triliun atau 94,72 persen dari total anggaran yang ditetapkan.

Dari sisi pembiayaan daerah, penerimaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2024 terealisasi 100 persen sebesar Rp56,44 miliar. Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah untuk penyertaan modal terealisasi sebesar Rp2 miliar atau 86,95 persen dari anggaran yang ditetapkan.

Berdasarkan realisasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una mencatat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp17,33 miliar.

Bupati Ilham berharap sinergi yang selama ini terbangun antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus dipertahankan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Ia optimistis dengan komitmen dan kerja sama yang kuat, pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan di Kabupaten Tojo Una-Una akan semakin baik dan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x