Ketegangan di Desa Torue Mereda Berkat Mediasi Polres Parigi Moutong

2 menit membaca
Redaksi
News, Parigi Muotong - 03 Des 2025

Torue, Sulteng – Ketegangan sempat terjadi di Kantor Desa Torue, Parigi Moutong, pada Selasa malam (2/12/2025) ketika puluhan warga dari Aliansi Masyarakat Torue Ingin Perubahan kembali menyegel kantor desa.

Situasi memanas karena adanya dua kelompok warga yang saling berhadapan, bahkan hampir berujung bentrokan saat salah satu kelompok mencoba membuka segel secara paksa.

Personel Polres Parigi Moutong segera turun tangan. Kehadiran Wakapolres Kompol H. Romy Gafur dan Kasatreskrim Iptu Agus Salim menjadi kunci meredanya situasi. Wakapolres langsung menenangkan massa dan mengajak dialog.

Untuk menjamin keamanan, mediasi dipindahkan ke Kantor Polsek Torue dan dimulai sekitar pukul 22.15 Wita. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan warga penyegel menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari masalah pelayanan desa, penggunaan fasilitas, hingga bantuan bencana. Kepala Desa Torue, Kalman, mengakui adanya kekurangan.

Di sisi hukum, Kasatreskrim Iptu Agus Salim mengingatkan bahwa penyegelan kantor desa melanggar hukum karena menghambat pelayanan publik.

Ia juga menegaskan bahwa laporan dugaan penyalahgunaan anggaran sedang diselidiki, dan jalur resmi untuk menyampaikan ketidakpuasan adalah melalui mekanisme SP1-SP3.

Akhirnya, warga penyegel setuju membuka segel setelah dijanjikan pertemuan langsung dengan Bupati Parigi Moutong pada Rabu, 3 Desember 2025, pukul 14.00 Wita di Kantor Bupati.

Polres Parigi Moutong berharap mediasi ini dapat membawa solusi damai di tingkat kabupaten, sehingga keamanan Desa Torue tetap terjaga, dan pelayanan publik dapat berjalan normal kembali.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

x
x
x